mengenal logam


Selama ini kita lebih banyak mengenal logam sebagai bahan untuk membuat komponen mobil. Kenyataannya memang demikian. Karena jumlah logam yang digunakan untuk pembuatan mobil hampir mencapai 80% dari bahan lain yang digunakan. Namun pergeseran mulai terjadi. Paling signifikan contohnya terdapat pada mobil balap, sebutlah F1.

Bodi mobil yang biasanya terbuat dari bahan logam, mulai tergantikan dengan bahan lain. Jelas bahwa mobil balap membutuhkan bobot yang ringan. Bahan yang cocok untuk konstruksi ini tidak lagi logam. Material dalam bentuk serat menjadi bahan alternatif terbaik saat ini, mudah dibentuk, dan memiliki kekuatan dan kekakuan yang ternyata lebih baik dari logam. Bahan semacam ini biasa disebut fibre reinforced plastics (FRP).

Material Reinforced
FRP sudah banyak digunakan dalam dunia balap. Alasan utama seperti tersebut di atas adalah kemudahan bahan ini untuk dibentuk. Model kurva dengan mudah dapat dibuat tanpa proses yang sulit. Alat yang digunakan juga tidak terlalu spesifik. Bahkan di sini juga sangat dibutuhkan keahlian individual untuk membentuk disain yang diinginkan, anggaplah seperti seorang ahli pembuat golok. Karena prosesnya yang relatif mudah dan alat yang digunakan sederhana, maka ongkos pun dapat ditekan. Utamanya, karena kekuatan tersebutlah yang sangat disukai para pembuat mobil balap.


Dari keluarga FRP terdapat beberapa keturunan yang sebenarnya sudah tidak asing lagi di telinga. Sebutlah glass fibre reinforced plastic (GFRP) atau terkenal dengan julukan serat kaca. Bahan ini telah ditemukan sejak perang dunia kedua. Bahannya mudah digunakan, relatif murah, dan terhadap rasio beratnya terhitung kuat. Pada 1960 bahan ini telah digunakan untuk mobil balap.

Material kedua adalah serat aramid. Asalnya berasal dari ikatan aromatik poliamid. Aramid masih berhubungan dengan nilon, namun punya komposisi kimia yang sedikit berbeda. Kelebihan dari bahan ini terdapat pada kekuatan yang tinggi, begitu juga dengan kekakuannya tetapi kepadatannya relatif rendah. Selain itu tingkat ketahanannya terhadap abrasi terbilang rendah.

Serat karbon jadi bahan alternatif berikutnya. Awalnya bahan ini digunakan dalam bahan dasar filament bohlam (lampu pijar). Kemudian berkembang menjadi bahan yang dipakai dalam struktur pesawat terbang dan berlanjut di dunia balap. Serat karbon ini dibentuk dari proses thermal treatment bahan organik yang berisi karbon. Dengan perlakuan panas yang mencapai 3.000ÂșC karakter kekakuan spesifik sangatlah tinggi. Kekakuan berhubungan dengan kepadatan. Performanya sangat tahan terhadap korosi ataupun gejala fatigue (kelelahan). Namun tetap saja pada beberapa serat karbon terdapat karakter, khususnya ketahanan terhadap impact, yang lebih rendah dibanding aramid ataupun serat kaca.

Karbon Kevlar
Dari material di atas masih banyak lagi turunannya. Karakternya ditentukan dengan mengkombinasikan dengan unsur kimia lainnya. Dari sini dapat dihasilkan bahan yang lebih baik ataupun cocok dengan kebutuhan. Perpaduan tersebut sangat bervariasi dan memiliki keunggulan berbeda. Misal karbon kevlar yang punya kekuatan tinggi untuk meredam tumbukan ataupun tahan api.
Bahan ini banyak digunakan di dunia balap, misal untuk baju balap, sehingga bila terjadi kecelakaan yang menimbulkan kebakaran, pembalap dapat bertahan dalam pakaian tersebut sampai waktu tertentu. Karbon kevlar juga digunakan untuk baju anti peluru. Karena sifatnya yang cukup elastis, karbon kevlar dapat meredam peluru yang menyerang.

Di dunia modifikasi mobil di Tanah Air, karbon kevlar mulai banyak digunakan. Perlahan plat yang semula menempel pada bodi tersingkirkan. Alasannya karena bahan ini relatif ringan, dimana bobotnya mencapai sepertiga berat plat. Kekuatannya juga sangat diperhitungkan. Makanya banyak mobil kini menggunakannya dengan dalih baru, seperti masalah keselamatan.

Selain keuntungan di atas, corak dan warna yang ditampilkan dapat memperindah penampilan. Tanpa campuran resin yang digunakan sebagai bahan penguat, bahan karbon kevlar dapat melapisi interior. Bahan ini sebenarnya seperti kain biasa, lentur dan mudah dibentuk menyesuaikan disain. Karbon kevlar banyak digunakan pula untuk melapisi dasbor ataupun roda kemudi. Hasilnya memang tak kalah cantik dari bahan lainnya.

(bid/berbagai sumber)






  • READ MORE.......



  • for more details and updates about graphics design please visit.........

    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Share on :

    0 komentar:

    Post a Comment

     
     
     

    Total Pageviews